15 Jan 2024 Admin Pusat 2 views

Imam Besar Masjid Istiqlal Kukuhkan Pengurus Wilayah IPIM Kalbar: Jadikan Masjid Pemersatu Umat

Ketua Umum Pimpinan Pusat IPIM, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, secara resmi mengukuhkan Pengurus Wilayah IPIM Provinsi Kalimantan Barat Masa Khidmat 2023-2028. Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat ini menjadi tonggak sejarah baru bagi pergerakan organisasi kemasjidan di Bumi Khatulistiwa.

PONTIANAK – Ketua Umum Pimpinan Pusat Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM), Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, secara resmi mengukuhkan Pengurus Wilayah (PW) IPIM Provinsi Kalimantan Barat Masa Khidmat 2023-2028. Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat ini menjadi tonggak sejarah baru bagi pergerakan organisasi kemasjidan di Bumi Khatulistiwa.

Dalam prosesi pelantikan tersebut, dibacakan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan H. Muammar Khadafi, Lc. sebagai Ketua Umum PW IPIM Kalbar, didampingi oleh Sholihin H.Z., S.Ag., M.Pd.I sebagai Sekretaris Umum. Jajaran pengurus diisi oleh kolaborasi antara ulama senior, akademisi, dan praktisi dakwah yang siap bersinergi membangun peradaban dari masjid.

Dalam arahannya, Prof. Nasaruddin Umar menekankan peran vital seorang Imam Masjid di era modern. "Imam masjid bukan sekadar pemimpin gerakan sholat, melainkan pemimpin umat dalam arti luas. Imam harus menjadi figur perekat persatuan, bukan pemecah belah. Saya titipkan masjid-masjid di Kalimantan Barat agar dikelola dengan prinsip wasathiyah (moderasi) yang menyejukkan," tegas Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut.

Lebih lanjut, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas manajerial masjid. Menurutnya, masjid harus menjadi pusat solusi bagi masalah sosial masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kompetensi imam tidak boleh berhenti pada kefasihan bacaan semata, tetapi juga harus mencakup wawasan kebangsaan dan kepekaan sosial.

Menanggapi amanah tersebut, Ketua PW IPIM Kalbar, H. Muammar Khadafi, menyatakan kesiapannya untuk segera melakukan konsolidasi organisasi. "Kami akan segera turun ke bawah, membentuk Pengurus Daerah di 14 Kabupaten/Kota, dan menjalankan program standardisasi imam sebagai prioritas utama kerja kami," pungkas Muammar.

Dilihat 2 kali